Otomotif
Masuk Indonesia, Mercedes Hadirkan 2 Varian Truk Bertenaga Raksasa Tapi Irit
Tangerang - Daimler Commercial Vehicles Indonesia mengumumkan adanya dua varian truk keluaran terbaru Mercedes-Benz yang kini sudah masuk ke Indonesia, yakni Actros dan Arocs.
Naeem Hassim, President Director Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) mengatakan, Mercedes-Benz telah mengeluarkan varian truk terbaru dengan standar emisi Euro 5.
"Actros dan Arocs membawa DNA yang sama dengan pendahulunya Euro 3," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (18/3).
Dia menerangkan, truk keluaran baru ini mengusung Heavy Duty Engine Platform yang berfokus pada bahan bakar yang lebih hemat. Yakni tiga model mesin bernama OM 470, OM 471 dan OM 473.
Mesin OM 470 bervolume bahan bakar sebanyak 10.7 liter, OM 471 sebanyak 12.8 liter dan OM 473 sebanyak 15,6 liter. Ketiganya didesain mampu menciptakan penghematan bahan bakar lebih efisien.
Faustina, Kepala Produk dan Pemasaran DCVI menambahkan, selain irit, Actros dan Arocs juga memiliki fitur-fitur baru yang lebih unggul dibandingkan generasi terdahulu. Salah satunya adalah fitur keselamatan dan kenyamanan pengemudi.
Kedua varian juga dilengkapi dengan Variably Controllable EGR Flap untuk pencapaian power optimal. Kemudian Three Steps High Performance Engine Brake dan MercedesPowershift 3 (MPS3) dengan 12 dan 16 transmisi otomatis.
Adapun fasilitas yang diberikan DCVI kepada para pengguna unit ini adalah garansi Overall Vehicle. Garansi ini diberikan selama 12 Bulan tanpa batasan kilometer.
Kemudian Garansi Powertrain sampai 24 bulan atau 200.000 km, serta Garansi Spare-part selama 12 bulan tanpa batasan kilometer.
Lebih lanjut Naeem memaparkan, produk ini merupakan kelanjutan komitmen DCVI mendukung kebijakan pemerintah dalam menurunkan emisi gas buang. Hal itu sudah ditunjukkan DCVI sejak 2022 melalui Mercedes-Benz Truck Axor Euro 4.
Kehadiran unit itu juga untuk menjawab tantangan global mengenai komitmen Indonesia bergerak menuju zero emission pada 2060. Yang mana hal itu dimulai dengan penerapan standar emisi Euro 4 diesel di Indonesia.