Pemuda Asmat Papua Selatan Mampu Bangun Kapal Berbahan Fiber dengan Pendampingan ITS

Salah satunya adalah kapal Bangkits Cendrawasih. Kapal itu didesain dengan penggerak mesin tempel berkapasitas engine power 1x40 HP, dengan pengoperasian manual. ITS juga mengajari warga memperbaiki sendiri kapal jika mengalami kerusakan.
Kapal tersebut, lanjut dia, akan bermanfaat untuk masyarakat karena kondisi wilayah warga Asmat didominasi rawa.
"Di Asmat, semua di panggung, jalan di panggung, lapangan di panggung. Mereka bergerak dengan kapal, kecuali jika di kota. Misalnya, jika mau mengambil sagu, mencari ikan, dia berdiri, tapi panjang. Secara turun-temurun bentuknya seperti itu untuk memudahkan mencari ikan dan sagu di sungai," paparnya.
Pada Kamis 1 Juni 2023 Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi galangan kapal di Distrik Agats. Mensos melihat langsung 27 kapal berbahan serat kaca (fiber) buatan para pemuda Agats.
"Ini bukan hanya perkara uang, tapi konsistensi mereka untuk mereka belajar, disiplin," ujar Risma.
Komentar