Indonesia Resmi Miliki Destinasi Wisata Berbasis Film

Founder dan Chairman PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono memastikan bangunan dan fasilitas yang ada di Kota Jababeka sudah bisa membantu untuk kebutuhan shooting. Mulai dari kebutuhan latar perkotaan, perkantoran, rumah sampai perdesaan.
Jababeka Movieland sudah memiliki latar lengkap untuk kebutuhan produksi televisi yang sulit ditemukan di kawasan lain. Yaitu hotel, rumah, sekolah jenjang TK-universitas, persawahan, mal, rumah sakit, lapangan golf, taman rekreasi, pusat kuliner, lahan terbuka hijau dan studio.
Fasilitas di Kota Jababeka juga sudah lengkap dan sudah menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional yang berasal dari 30 negara dan UMKM.
Sehingga jika para produser film atau televisi ingin melakukan produksi film televisi, sinetron, atau layar lebar sudah bisa datang ke Kota Jababeka karena letaknya juga strategis, dekat dengan Jakarta dan dikelilingi kemudahan infrastruktur.
"Untuk membuat ekosistem perfilman di Jababeka Movieland lebih makin berkembang, President University saat ini sedang dalam proses pembukaan prodi perfilman. Jadi inginnya, Kota Jababeka bisa menjadi tempat belajar sekaligus praktik langsung dalam membuat film atau televisi," kata Setyono.
Adapun acara peresmian dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang berjasa memajukan industri film di Indonesia mulai Jajang C. Noer, Slamet Rahardjo Djarot, Niniek L. Karim, Rina Hasyim, hingga Joko Anwar.
Komentar