Andalkan Program Magang dan Job Fair, Sumut Atasi 1.500 Pengangguran Tiap Bulan
Medan - Angka pengangguran di Provinsi Sumatera Utara tercatat mengalami penurunan sebanyak 36.000 orang sepanjang dua tahun terakhir, menjadi 413.000 orang per Februari 2023.
Ilyas Sitorus, Kepala Dinas Kominfo Sumut mengungkapkan, jumlah pengangguran di provinsinya menurun seiring pulihnya perekonomian pascapandemi Covid-19. Dia mengacu pada data BPS yang mencatat jumlah pengangguran di Sumut pada Februari 2023 sebanyak 413.000 orang.
"Jumlah pengangguran di Sumut pada Februari 2021 sebanyak 449.000 jiwa, turun menjadi 423.000 jiwa pada Februari 2022 dan terus menurun menjadi 413.000 jiwa pada Februari 2023," ujarnya, Sabtu (22/7).
Dari catatan angka penurunan tersebut jumlah pengangguran di Sumut berkurang sebanyak 36.000 orang dalam dua tahun terakhir. Itu berarti terjadi pengurangan sebanyak 1.500 orang setiap bulan.
Menurut dia, secara umum penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan-kebijakan Pemprov Sumut yang berorientasi pada pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Yang mana dari berbagai kebijakan yang dikeluarkan, penurunan angka pengangguran merupakan salah satu prioritas.
Salah satu kebijakan tersebut adalah mengadakan program magang yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja. Secara garis besar, program ini memfasilitasi para calon tenaga kerja untuk bekerja magang di dalam dan luar negeri.
Dengan mengikuti program ini para calon tenaga kerja dapat memiliki pengalaman kerja serta meningkatkan kompetensi atau ketrampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu negara tujuan dari program ini adalah Jepang.
Selain itu Dinas Tenaga Kerja juga aktif mamfasilitasi kegiatan-kegiatan pameran ketenagakerjaan untuk mendorong penyerapan tenaga kerja. Kegiatan-kegiatan itu juga memudahkan dunia usaha mencari tenaga kerja yang dibutuhkannya.
“Seperti pelaksanaan job fair yang diikuti oleh 35 perusahaan beberapa waktu lalu,” imbuhnya.