Pulau Penyengat akan Dijadikan Destinasi Wisata Sejarah Zero Carbon

Pulau Penyengat.

Dia pun berjanji akan ikut membantu mendorong pengembangan Pulau Penyengat. Terlebih, pulau seluas 2,4 km² itu sudah menjadi bagian dari Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

Selain wisatawan dalam negeri, selama ini Pulau Penyengat banyak dikunjungi pelancong dari Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Berwisata religi di masjid raya dan makam ulama merupakan salah satu aktivitas yang dapat dilakukan di Pulau Penyengat.

Wisatawan juga dapat melakukan perjalanan ke masa lalu dengan mengunjungi berbagai bangunan peninggalan sejarah. Di pulau ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah dan yang paling fenomenal adalah Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur.

Pulau Penyengat, termasuk komplek istana yang ada di dalamnya, sejak 19 Oktober 1995 telah dicalonkan ke UNESCO untuk dijadikan salah satu situs warisan dunia.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 112/M/2018 tentang kawasan cagar budaya pulau penyengat sebagai kawasan cagar budaya peringkat nasional.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...