Pemerintah Pangkas Defisit Air Minum Medan, Binjai dan Deliserdang 1.100 Liter

Gubernur Sumut Edu Rahmayadi menjelaskan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Medan - Binjai - Deliserdang (Mebidang) ini berkapasitas 1.100 liter per detik. SPAM berbiaya Rp948 miliar itu mampu memenuhi kebutuhan 88.000 rumah tangga atau sekitar 440.000 jiwa.
Adapun kebutuhan air minum untuk Mebidang saat ini sekitar 11.000 liter per detik. Namun selama ini baru terpenuhi sekitar 7.440 liter per detik.
Dengan beroperasinya SPAM Mebidang maka kebutuhan yang sudah terpenuhi menjadi 8.540 liter per detik. Dengan begitu, defisit air minum berkurang menjadi 2.460 liter per detik.
Berdasarkan data dari Kementerian PUPR Direktorat Jendral Cipta Karya, sumber air baku SPAM Mebidang berasal dari Sungai Bingei di Kota Binjai. Air baku ditangkap menggunakan Bangunan Intake dengan kapasitas 2400 liter per detik.
Adapun area pelayanannya mencakup 10 Kecamatan di Kota Medan untuk 60.000 sambungan rumah tangga (SR). Kemudian dua kecamatan di Kota Binjai untuk 12.000 SR dan satu kecamatan di Kabupaten Deli Serdang untuk 16.000 SR.
Komentar