Gempa Bumi Maroko
Paling Mematikan Sejak 1960, Korban Tewas sudah Tembus 2.000 Orang

Warga bernama Abdellatif Ait Bella terbaring di tanah dan hampir tak mampu bergerak atau berbicara. Kepalanya dibalut perban karena terkena reruntuhan.
"Kami tak punya rumah untuk merawatnya dan tak punya makanan sejak kemarin," kata istrinya, Saida Bodchich.
Dia khawatir dengan masa depan keluarga mereka yang terdiri dari enam orang karena satu-satunya pencari nafkah terluka parah. "Kami hanya bisa meminta pertolongan pada Tuhan," katanya.
Desa itu sudah kehilangan 10 warganya, termasuk dua remaja perempuan, kata seorang penduduk. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan lebih dari 300 ribu orang di Marrakesh dan sekitarnya terdampak oleh bencana itu.
Rekaman kamera jalanan di di Marrakesh memperlihatkan orang-orang yang lari berhamburan di sebuah lorong sempit ketika gempa terjadi. Debu dan puing-puing berjatuhan di sekitar mereka.
Komentar