Polemik Rangka Motor

Kementerian Perhubungan Umumkan Hasil Penelitian terhadap eSAF Honda

Tim peneliti melihat bahwa PT AHM membuat rangka eSAF dari raw material berupa High Strength Steel (HSS) yang diproses menjadi rangka. Kemudian dilakukan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping (celup).

Dari proses ini mereka menyimpulkan bahwa struktur rangka eSAF cukup kuat dan tidak memiliki daerah kritis atau fatigue dengan stress load yang tinggi. Tegangan yang terjadi juga masih jauh di bawah yield point (batas elastis) dari material rangka.

Untuk menghadirkan fakta yang berimbang, tim peneliti juga melakukan penelitian terhadap motor konsumen. Berdasarkan hasil pemeriksaan memang ditemukan adanya karat pada bagian dalam rangka.

Namun, menurut dia, bagian tersebut karena rangka tidak terlapisi coating dan lubang pembuangan bawah rentan tertutup kotoran sehingga air bisa tersumbat. Kondisi itu juga berpotensi menyebabkan terjadinya udara lembap di sekitar rangka.

Untuk menindaklanjuti masalah itu Kemenhub dan KNKT meminta PT Astra Honda Motor (AHM) untuk menambah perlindungan rangka dari korosi, secara menyeluruh. Dia yakin AHM akan kooperatif dan menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...