Progres Pembangunan Smelter Alumina di Mempawah Capai 68%

SGAR Mempawah ditarget mulai berproduksi pada 2024 dan mencapai kapasitas penuh produksi, setahun kemudian. Smelter ini merupakan proyek strategis yang dijalankan secara kolaboratif antara Inalum dengan Antam, melalui anak usaha Inalum, PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).
SGAR Mempawah merupakan bagian dari aksi korporasi Inalum dalam menciptakan ekosistem industri aluminum yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Inalum berharap terus mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar cita-cita Indonesia untuk mewujudkan hilirisasi aluminium nasional cepat terwujud.
Selain pembangunan smelter di Mempawah, sambungnya, Inalum juga mengerjakan proyek-proyek aksi korporasi lain untuk meningkatkan kapasitas produksi. Sebagai respons atas tingginya potensi pasar aluminium nasional yang saat ini memiliki permintaan hingga 1 juta ton per tahun.
Salah satunya adalah proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi yang akan selesai pada 2023. Kemudian optimalisasi Smelter Kuala Tanjung yang diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksi pada 2024-2025, serta proyek Diversifikasi Aluminium Remelt IAA.
Komentar