Bencana Kekeringan

Warga Bekasi Cari Air Bersih sampai ke Kaki Gunung Cipaga

Sudirja saat mengisi air di kaki gunung Cipaga, Sabtu (30/9).(Istimewa)

“Kualitas airnya juga beda. Jadi kalau air ini (Cipaga) disimpan di rumah dua bulan tidak keruh, tidak berlumut. Sedangkan kalau air bersih beli dari isi ulang, sebentar saja disimpan langsung berubah kualitasnya," ungkapnya.

Sudirja mengisi galon-galon kosong yang dibawanya dengan air dari mata air yang berada di pinggir jalan. Sumber mata air tersebut berasal dari gunung Cipaga.

Bencana kekeringan yang berlangsung di Kabupaten Bekasi merupakan dampak dari fenomena El Nino. Kekeringan tidak hanya terjadi di Kabupaten Bekasi, tetapi juga melanda empat kecamatan di Kabupaten Karawang.

Yakni Kecamatan Ciampel, Telukjambe Barat, Tegalwaru dan Kecamatan Pangkalan. Di empat kecamatan itu terdapat lebih dari 11 ribu warga terdampak kekeringan.

Sementara di Kabupaten Bekasi, kekeringan terjadi di 45 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Yakni Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, Serang Baru, Cikarang Pusat, Babelan, Pebayuran, Sukawangi, Cabangbungin, Tarumajaya dan Kecamatan Muaragembong.

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...