Kemitraan
Menpora Dito: Kerjasama Indonesia-Australia Melalui PPIA Beri Konstribusi Positif bagi Komunitas Global

Dito berharap, usai kegiatan PPIA ini pengalaman dan ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan di tengah masyarakat demi membangun daerah masing-masing yang lebih baik.
"Saya bangga dengan 21 delegasi pemuda dari berbagai profesi dan provinsi yang telah mendedikasikan waktunya untuk kegiatan ini. Sekembalinya, saya berharap dengan pengalaman pertukaran pelajar ini dapat membawa pola pikir positif dan pemahaman budaya untuk membangun daerah masing-masing," paparnya.
Kepada Deputi Pembangunan Pemuda melalui Asisten Deputi Kemitraan Pemuda, Menpora Dito beharap dapat melakukan evaluasi terhadap outcome dan efektivitas program.
"Ke depan, para calon delegasi diharapkan tidak hanya belajar pemahaman budaya dan seni, namun juga membandingkan budaya kerja dan budaya organisasi masing-masing negara," tegasnya.
Baca juga:
Dapat Amanah CdM Olimpiade 2024 Paris, Anindya Bakrie Bertekad Bawa Medali ke Indonesia
"Calon delegasi akan menjalani proses seleksi yang ketat berdasarkan tingkat kompetensinya dan diwajibkan membawa rencana proyek atau program perubahan. Sekembalinya mereka, rencana ini akan dilaksanakan di wilayah masing-masing untuk memastikan pemanfaatan dan efektivitas hasil program," pungkas Menpora Dito.
Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemuda Raden Isnanta yang didampingi Asdep Kemitraan Pemuda Chairil Adha menyampaikan, peserta 21 pemuda pemudi Australia dan 21 pemuda pemudi Indonesia telah memperoleh banyak pengalaman dan ilmu selama bertukar budaya dan kehidupan sehari-hari di kedua negara melalui workshop, seminar, diskusi dan pengalaman sosial.
"Pengalaman dan ilmu itu pastinya akan menjadi bekal pemuda pemudi kedua negara masing-masing untuk menjadi pemimpin besar dimasa depan serta menjadi tokoh muda di berbagai bidang di negara masing-masing," papar Isnanta.
Baca juga:
Kontingen RI Dipimpin Anindya Bakrie, Menpora Dukung NOC Persiapkan Olimpiade Paris 2024
Komentar