Pendaki Muda
Menpora Lepas Pendaki Muda Berusia 18 Tahun untuk Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Aconcagua, Argentina

Pada kesempatan tersebut, Menpora Dito mengapresiasi Aulia Ibnu selaku orang tua Khansa Syahlaa dan juga Kepala Sekolah Labschool Jakarta Suparno.
"Saya tentu juga mengapresiasi Pak Aulia sebagai ayahnya Khansa. Di usia 5 tahun, Khansa sudah dibiasakan naik gunung. Dan ini menjadi bukti bahwa yang namanya pembinaan olahraga sejak dini akan bisa menembus tingkat dunia," ucapnya.
"Dan saya juga mengapresiasi Kepala Sekolah Labschool Jakarta Suparno yang mendukung siswa-siswi yang memiliki multi potensi di bidang olahraga yang ditekuninya. Pihak sekolah memberikan fleksibilitas kepada Khansa demi menaklukkan Seven Summit. Dan inilah kurikulum yang harus kita dorong agar potensi-potensi siswa-siswi yang memiliki kemampuan di olahraga bisa maksimal," sambungnya.
Disampaikan Menpora Dito, bahwa Kemenpora sudah memberangkatkan dua pendaki gunung yaitu Khansa Syahlaa dan beberapa waktu lalu, salah satu pendaki Indonesia, Putri Handayani juga berhasil mengibarkan bendera merah putih di Antartika, Kutub Selatan.
Baca juga:
Kemenpora Ajak 56% Pemilih Muda Kawal Proses Pemilu 2024 Jujur dan Adil
"Pemerintah sangat mengapresiasi
ambassador ambassador muda yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia," jelasnya.
Sementara itu, Khansa mengaku sudah mempersiapkan diri secara fisik maupun mental untuk menjalankan ekspedisi ini.
"Gunung ini masuk level yang sulit karena ketinggiannya 6.962 mdpl jadi pastinya saya mempersiapkan latihan fisik, mental, dan juga
perlengkapan. Dan keberangkatan kita mulai dari tanggal 20 Januari 2024. Dan ini akan menjadi pendakian gunung ke 4 dari Seven Summits of the World," katanya.
Komentar