Kolaborasi Sukses: Rapor Pendidikan Bulungan Meningkat

Metode pembelajaran yang menggunakan asesmen diagnostik, pembelajaran berdiferensiasi, dan penyederhanaan kurikulum yang menitikberatkan pada kemampuan dasar esensial seperti literasi dan numerasi berkontribusi pada pemulihan pembelajaran.

Faktor-faktor kunci ini telah menjadi karakteristik dan prinsip utama dalam Kurikulum Merdeka. Studi ini dirangkum dalam buku Bangkit Lebih Kuat; Studi Kesenjangan Pembelajaran (2023).

Suparmin dengan tegas menyatakan bahwa literasi adalah kunci pembuka pintu masa depan bagi setiap anak. Kemampuan membaca yang mumpuni bukan hanya sekadar alat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga modal utama untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.

Dengan literasi, siswa dapat menjadi pelopor perubahan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat demokrasi, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Namun, kegagalan membangun pondasi literasi yang kuat akan mengancam masa depan bangsa. Ketidakmampuan membaca sejak dini tidak hanya menghambat prestasi akademik, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah sosial, kesehatan, dan ekonomi yang lebih luas di kemudian hari.

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...