Bank Sumut Siap Fasilitasi Pembiayaan UMKM dan Sektor Usaha Ini

Kepala Bidang Ritel PT Bank Sumut, Ahmad Abdullah

Terkait pekerja korban PHK, Ahmad menyebutkan bahwa mereka bisa mengakses skema Super Mikro dengan plafon hingga Rp10 juta tanpa syarat pengalaman usaha. Namun, calon debitur wajib mengikuti pelatihan terlebih dahulu agar Bank Sumut bisa menilai potensi usaha mereka—apakah cocok di bidang perdagangan, jasa, atau produksi.

Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan bahwa kondisi keuangan Bank Sumut pasca-Lebaran masih sangat baik. Loan to Deposit Ratio (LDR) per Maret 2025 tercatat sebesar 87%, menunjukkan likuiditas yang sehat. Tahun ini, Bank Sumut menargetkan penyaluran pinjaman produktif sebesar Rp1,1 triliun, namun baru terealisasi Rp200 miliar. Artinya, masih terbuka peluang pembiayaan hingga Rp900 miliar lagi.

“Bagi pelaku usaha yang tidak bisa masuk ke KUR, kami juga memiliki produk lain seperti KMSB, KMSS, dan pinjaman komersial dengan bunga kompetitif antara 5% hingga 16%,” pungkas Ahmad.

Sementara itu, Ketua Koperasi Pers Indonesia Devis Karmoy menyebut bahwa Coffee Morning pemicu untuk menggairahkan Pengusaha UMKM/Koperasi di tengah isu perang dagang.

"Coffee morning ini sebagai trigger untuk membangkitkan pengusaha UMKM dan Koperasi dalam menghadapi situasi gonjang ganjing ekonomi kita saat ini," katanya.

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...