Mutasi Besar-Besaran TNI

Staf Khusus Jenderal Dudung Diperkuat Tiga Perwira Tinggi Intelijen

Personel TNI AD.

Terakhir adalah Brigjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, yang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1993 dari kecabangan Infanteri. Berbagai jabatan strategis bidang intelijen juga pernah diembannya.

Mulai dari Danyon 33 Grup 3 Sandi Yudha Kopassus, Dansat Kontra Intelijen BAIS TNI hingga Paban Utama BAIS TNI. Brigjen Rano saat ini mengikuti Dikreg PPSA Lemhannas.

Ketiga pati intelijen tersebut merupakan bagian dari tim staf khusus baru untuk Jenderal Dudung yang jumlah totalnya sebanyak 12 orang. Seluruhnya masuk dalam SK mutasi Panglima TNI bernomor Kep/338/III/2023.

Secara keseluruhan, Panglima TNI memutasi 219 pati yang terdiri dari 122 pati TNI AD, 51 pati TNI AL, dan 45 pati TNI AU. Dari 122 pati TNI AD tersebut sebanyak 12 orang di antaranya ditunjuk sebagai staf khusus Jenderal Dudung.

Yang mana dari jumlah mereka, sebanyak tujuh orang di antaranya berpangkat Brigjend dan enam lainnya berpangkat Mayjend. Mereka adalah Brigjend TNI Joni Triman Hasibuan, Brigjend TNI Erickson Naek Parulian Simanjuntak, Brigjend TNI Daryatmo dan Brigjend Rano Maxim Adolf Tilaar.

Kemudian Brigjend TNI Sri Widodo, Brigjend TNI Harzeni Paine, Brigjend TNI Agus Supriyo Winarno dam Mayjend Ahmad Rizal Ramdhani. Berikutnya, Mayjend Nissa Yani, Mayjend Agus Dhani Mandaladikari, Mayjend Bambang Supardi dan Mayjend TNI Muhammad Muchidin.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...