Disinyalir Rusak Ekosistem Mangrove, KNPI Sorot Proyek LNG Tangguh di Teluk Bintuni

Haris menguraikan, hutan mangrove di Bintuni adalah hutan bakau seluas 225.367 hektare atau 52% dari total keseluruhan hutan mangrove di Papua Barat. Saat ini kondisi hutan mangrove sudah mengalami kerusakan sangat parah, terutama di kawasan pesisir Tanah Merah.
Padahal hutan mangrove berperan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pantai.Mangrove berfungsi sebagai filter alami untuk memeroses air limbah dan mengurangi polusi serta sebagai habitat bagi banyak flora dan fauna liar lainnya.
"Akar mangrove yang kuat dapat menahan erosi dan melindungi pantai dari abrasi dan kekeringan. Hutan mangrove juga menjadi habitat bagi banyak satwa liar, seperti burung, ikan dan udang, yang bergantung pada ekosistem ini untuk kehidupan mereka," papar Haris.
Hutan Mangrove juga merupakan tempat hidup bagi banyak spesies tumbuhan dan hewan yang unik dan langka. Karena itu, keanekaragaman hayati di wilayah itu harus dijaga.
Komentar