Proyek Train 3 LNG Tangguh Molor, Duit Negara Terkuras Rp5,9 Triliun Bayar Denda

Namun target baru operasi komersial proyek yang menjadi prioritas pemerintah itu kembali molor dari tenggat triwulan pertama tahun ini. Sebelumnya, target itu juga beberapa kali mundur akibat pandemi.
Kurnia Chairi mengaku besaran penalti tersebut sudah merupakan hasil dari renegosiasi dengan pembeli. Sebab sebenarnya penalti atas keterlambatan itu dapat mencapai Rp10,34 triliun.
Berita terkait:
Disinyalir Rusak Ekosistem Mangrove, KNPI Sorot Proyek LNG Tangguh di Teluk Bintuni
Fasilitas Train 3 nantinya bakal memproduksi sekitar 60 standar kargo LNG tambahan dari produksi saat ini dari dua train lain di level 120 standar kargo LNG. Sementara itu, sebanyak 75% produksi dari Train 3 sudah dikontrak oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dan sisanya diekspor untuk para pembeli asing.
Proyek LNG Tangguh adalah proyek produksi dan penjualan LNG yang telah direalisasikan dalam bentuk joint venture. Yakni antara BP Migas sebagai operator, bersama pemerintah, kontraktor dan masyarakat lokal Papua Barat.
Komentar