Kelompok Pemanah di Medan Mampu Hasilkan Pengawet Alami dari Kulit Udang

Itu artinya, dalam satu bulan mereka dapat memproduksi 24 kilogram kulit udang menjadi kitosan. "Alhamdulillah, ada pemasukkan tambahan sekitar Rp5.600.000 per bulan,” kata Syahrizal, Sabtu 10 Juni 2023.
Secara garis besar, kelompok usaha binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut ini membuat kitosan dengan merebus kulit udang pada suhu 80-90 derajat celsius. Mereka merebus kulit udang dengan sejumlah campuran, seperti Hcl dengan konsentrasi 37%, NaOH 40 gram/L dan 60 ml HaOH.
Pencampuran itu dilakukan untuk mendapatkan senyawa kitin. Setelah direbus, kulit udang kemudian dikeringkan menggunakan oven dan digiling hingga menjadi bubuk. Produk bubuk kitosan mereka dijual ke pengusaha pengopekan udang dan digunakan sebagai bahan pengawet alami makanan.
Lebih jauh Syahrizal menuturkan, saat ini kelompoknya memiliki dua rencana bisnis yang berkaitan. Pertama, mereka akan meningkatkan volume produksi dengan cara mengembangkan alat pembuat kitosan.
Dengan pengembangan alat tersebut mereka dapat melakukan produksi jauh lebih cepat. Mereka hanya membutuhkan waktu empat jam untuk memeroses 10 kilogram kulit udang dibandingkan dengan saat ini yang memakan waktu hingga dua hari.
Komentar