Sumut Andalkan Ekoenzim Tanggulangi Pencemaran Danau Toba

Ekoenzim dituang ke Danau Toba.

Untuk KJA, hingga kini Pemkab dan Pemprov Sumut masih terus melakukan penertiban. Namun untuk limbah rumah tangga dan hotel masih perlu edukasi yang masif.

Kini, limbah rumah tangga dan hotel juga bisa dikelola terlebih dahulu sebelum dilepas ke danau agar tidak terjadi pencemaran. Pengolahan limbah yang tepat menurut Yuliani, salah satunya dengan membuat sampah organik menjadi ekoenzim.

"Ekoenzim bisa meningkatkan kualitas air tawar, tetapi butuh gerakan yang besar bersama pemerintah kabupaten," imbuhnya.

Selain untuk meningkatkan kualitas air tawar, Ekoenzim juga bisa digunakan sebagai pestisida alami, pupuk alami, filter udara dan lainnya. Sejauh ini Pemprov Sumut sudah menebar Ekoenzim sebanyak lima ton di Tiga Ras, Kabupaten Simalungun dan sebanyak tiga ton di Tongging, Kabupaten Karo.

Sedangkan untuk limbah nonorganik, lanjut Yuliani, bisa dikelola menjadi paving blok, briket, ecobricks atau didaur ulang.

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...