12 Anak Muda Indonesia akan Belajar Beternak Sapi Perah ke Belanda

Hal itulah yang membuat FFI ingin melakukan upaya-upaya mengembangkan peternakan sapi perah, salah satunya melalui program Young Progressive Farmer Academy.
Pada periode 19 Mei sampai 27 Juni, dewan juri menyeleksi berbagai perencanaan bisnis yang diajukan oleh para peternak muda dari mitra koperasi FFI di seluruh Indonesia, dan memilih 36 perencanaan bisnis yang dinilai potensial.
Selanjutnya, terpilihlah 12 peternak yang dianggap memiliki perencanaan bisnis terbaik yang akan melakukan studi banding dan pembelajaran praktik peternakan sapi terbaik di Belanda pada 18-22 September.
Dalam tiga tahun ke depan, pemenang program Young Progressive Farmer Academy diharapkan akan tumbuh menjadi peternak skala medium dengan kenaikan pendapatan hingga 50%. Dengan begitu, para peternak muda itu akan berkontribusi dalam upaya meningkatkan produksi susu nasional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Program Young Progressive Farmer Academy pun mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, The Agricultural Counsellor untuk Indonesia Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, hingga Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI).
Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, para pemenang program Young Progressive Farmer Academy ini dapat menjadi role model pengelolaan bisnis peternakan sapi perah yang modern, memotivasi peternak-peternak muda lainnya di Indonesia untuk meningkatkan kapasitasnya, dan berkontribusi pada peningkatan produksi serta kualitas susu segar dalam negeri.
"Harapannya para peternak muda ini dapat memanfaatkan kesempatan yang diperoleh untuk berbuat yang sebesar-besarnya baik itu untuk usahanya sendiri, lingkungannya, maupun untuk negara ini. Sangat baik kalau kita dapat membantu pertumbuhan ekonomi," katanya.
Komentar