Tiga Mahasiswa UMM Ciptakan Alat Pakan Ayam Berbasis Digital

Alat ini mudah untuk dioperasikan. Setelah alat dihidupkan, kita bisa langsung mengatur timer penjadwalan pakan ayam melalui mobile atau web maupun secara langsung. Saat waktu yang telah diatur tiba, katup penampung pakan ayam akan terbuka secara otomatis,” katanya.
Pemuda asal Sumenep itu menambahkan alat ini memungkinkan untuk mengontrol penjadwalan pakan ayam yang berisikan kurang lebih 2.000 ayam petelur dalam satu kandang.
Dalam satu kandang, kata dia, dapat dipasangkan motor yang akan mengisi pakan ke dalam freeder. Kemudian freeder akan berjalan untuk memberi pakan kepada ayam secara merata.
Alat pakan ayam otomatis berbasis IoT ini juga memiliki harga terjangkau yang bisa menguntungkan peternak ayam dibandingkan menggunakan karyawan.
“Saat ini masih dalam bentuk prototipe, namun sudah bisa dijalankan sesuai ekspektasi. Keunggulan dari alat ini ada pada sistem IoT. Oleh karena itu kami berharap adik tingkat kami bisa mengembangkannya, misalnya menambahkan sensor suhu,” ujarnya.
Saiful berharap alat pemberian pakan ayam otomatis ini dapat dikembangkan dan dikomersialkan, sehingga bisa benar-benar membantu mengurangi kerja peternak ayam.
Selain itu juga bisa meningkatkan produktivitas ayam dengan memaksimalkan bobot ayam dan meminimalisasi tingkat stres ayam.
Inovasi alat pemberi pakan ayam otomatis berbasis IOT tersebut merupakan hasil dari tugas akhir yang diekuevalensi menjadi skripsi.
Komentar