Lingkaran Survei Indonesia Catatkan Tren Penurunan Elektabilitas Ganjar
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia mencatatkan tren penurunan tingkat keterpilihan atau elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden dalam Pilpres 2024.
Hanggoro Doso Pamungkas, Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI), mengatakan tren elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo mengalami dinamika yang dinilainya cukup menarik. Dari hasil survei terkini Prabowo unggul cukup jauh dari Ganjar.
“Prabowo di angka 52,0% dan Ganjar 41,6%. Data ini kita lihat dari waktu ke waktu, pada tahun 2023. Mulai dari bulan Januari, Mei, Juni hingga survei Juli," ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin (31/7).
Pada Januari 2023, Prabowo masih tertinggal dari Ganjar. Prabowo hanya mengantongi dukungan sebesar 38,5%, sedangkan Ganjar mencapai 43,1%. Namun kemudian kondisi menjadi berbalik, Prabowo mengungguli Ganjar secara konsisten mulai Mei hingga Juli.
“Kalau kita lihat trennya semakin meningkat, gap-nya semakin lebar,” ujar Hanggoro.
Pada Mei 2023 Prabowo ada di angka 44,5%, sedangkan Ganjar hanya mengantongi 38,1%. Lalu pada Juni 2023 jarak elektabilitas Prabowo dan Ganjar semakin melebar.