Tekan Angka Stunting dengan Gerakan Minum Susu dan Makan Telur

Memakan telur serentak di Gebyar Bekasi Berani Zero Stunting, Sabtu (5/8).

Kemudian Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) dari aspek kesehatan lingkungan. Begitu juga pihak swasta dan berbagai lapisan masyarakat.

Pada kesempatan itu Alamsyah juga mengimbau masyarakat yang memiliki Baduta (anak usia dibawah dua tahun) agar rutin mengikuti kegiatan posyandu. Mereka pun diminta menimbang berat badan anak dan segera mendatangi pelayanan kesehatan untuk memeriksakan kondisi anak yang mengalami sakit.

Sementara itu, Nurchaidir, Kepala Dinas Perkimtan, memastikan dinasnya terus ikut terlibat dalam upaya menurunkan angka stunting. Terutama dengan melaksanakan program pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).

"Untuk tahun ini peningkatan perbaikan sanitasi akan dilakukan di 1.600 titik yang tersebar di 22 desa dan 11 kecamatan," terangnya.

Camat Cikarang Selatan Muhammad Said mengatakan, sosialisasi mengenai stunting masih perlu disampaikan secara luas kepada masyarakat. Khususnya mengenai aspek-aspek yang dapat menghindari risiko stunting, seperti bagaimana pola hidup sehat serta ragam makanan bergizi.

"Tentu dengan bersatu-padu, melalui kolaborasi bersama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, zero stunting di Kabupaten Bekasi ini dapat terwujud tanpa harus menunggu nanti di tahun 2045," tandasnya.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...