Polda Sumut Sebut Insiden di Polrestabes Medan hanya Koordinasi

Mapolda Sumut.

Terpisah, Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Rico Siagian menyampaikan hal yang sama dengan Kombes Hadi. Yang mana Mayor Dedi Hasibuan datang ke Mapolrestabes Medan bertindak sebagai Penasihat Hukum RH yang juga merupakan saudaranya.

Namun menurut dia, Kodam I Bukit Barisan menyesalkan tindakan Mayor Dedi yang datang ke Mapolrestabes Medan dengan membawa anggota. Kendati demikian, dia memastikan para personel TNI tersebut hanya untuk mendampingi Mayor Dedi.

Sebelumnya, Teuku Fathir Mustafa, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, mengatakan pihaknya telah menangguhkan penahanan RH, tersangka dugaan pemalsuan tanda tangan lahan PTPN II, di Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Tersangka keluar dari tahanan Polrestabes Medan pada Sabtu (5/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Namun Teuku Fathir tidak menjelaskan alasan penangguhan penahanan tersebut.

Sekitar lima jam sebelum RH dikeluarkan dari tahanan, para pria berpakaian loreng TNI mendatangi kantor Satreskrim Polrestabes Medan. Mereka adalah prajurit Kodam I Bukit Barisan dan menurut sumber di lapangan, jumlahnya mencapai sekitat 40 orang.

Mereka menyebar ke beberapa titik ruangan, hilir mudik sambil membanting pintu dan sesekali mengucapkan kata-kata bernada keras. Mereka ingin tersangka RH dikeluarkan dari tahanan dan tidak akan pergi sebelum keinginan tersebut dipenuhi Satreskrim Polrestabes Medan.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...