Transportasi Baru, Kereta LRT Beroperasi di Jakarta Mulai 26 Agustus

Sebagai tindak lanjut, dalam proses pengawasan pengerjaan proyek LRT, Kementerian BUMN menemukan sejumlah hal yang masih harus diperbaiki oleh perusahaan BUMN.
Hal itu dalam rangka menjamin transparansi serta kesesuaian proyek tersebut sehingga dapat segera beroperasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memberikan efek berganda besar terhadap perekonomian.
Kementerian BUMN sangat berhati-hati dengan melakukan cek dan ricek, termasuk terkait operasional LRT, sebelum dioperasikan untuk masyarakat.
Hal itu juga sebagai wujud tanggung jawab Kementerian BUMN agar semua proyek infrastruktur khususnya sektor transportasi saling terintegrasi sehingga bermanfaat buat masyarakat luas.
Terkait dengan kondisi jalur rel LRT, Didiek memaparkan bahwa KAI telah melakukan berbagai penyesuaian sehingga pergerakan kereta masih dalam batas standar keamanan. Penyesuaian tersebut termasuk juga pada jadwal keberangkatan kereta.
“Khususnya di jalur yang berada di kawasan segitiga emas: Kuningan, Gatot Subroto sampai ke Dukuh Atas, perjalanan LRT agak sedikit melambat agar kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ujar Didiek.
Dengan beroperasinya LRT, diharapkan warga komuter dapat melakukan perjalanan ke Jakarta dan kembali dengan waktu tempuh yang lebih cepat dibanding menggunakan kendaraan pribadi.
"Selain tidak terkena kemacetan lalu lintas, penumpang juga dapat menikmati suasana ibu kota dengan nyaman dan yang lebih penting, dapat sampai ke tujuan tepat waktu," kata Didiek.
Komentar