Keluarga Gandeng Hotman Paris, RSAB Harapan Kita Klarifikasi Kondisi Lanala

Menurut dia, yang membuat Lanala bisa ke PICU karena memang kondisi medisnya yang sangat berat," kata Nia.

Dan untuk membuktikan itu kejang atau tidak, lanjut Nia, maka harus dilakukan observasi dulu oleh perawat. "Kalau memang perawat sudah melihat (observasi) dan disimpulkan itu kejang, maka tidak menutup kemungkinan harus dilaporkan ke dokter," kata Nia.

Saat ini Lanala sedang ditangani oleh beberapa dokter spesialis. Selain dokter bedah anak, ada juga dokter anak metabolik dan nutrisi, serta dokter sub spesialis infeksi, tim ICU, dan beberapa dokter lain.

Sebelumnya, Ibu dari bayi Lanala, Chintia Suciati, 29, menggandeng tim kuasa hukum Hotman Paris menyampaikan surat kepada RSAB Harapan Kita. Surat tersebut berisi permohonan klarifikasi dari manajemen RSAB Harapan Kita atas kasus yang menimpa Lanala.

Dewi Intan, Kuasa Hukum dari Tim Hotman yang mendampingi Chintia Suciati, 29, mengungkapkan bahwa kasus dugaan kelalaian perawat bukan cuma soal salah memberi susu.

Kelalaian lain dari perawat adalah saat bayi mengalami kejang-kejang usai mengonsumsi susu yang salah diberikan perawat tersebut. Menurut Intan, ada jeda waktu hingga sekitar 2,5 jam sebelum akhirnya bayi itu mendapat penanganan.

"Sampai akhirnya 2,5 jam ibu sudah memanggil nakes tersebut sekitar 4 kali, baru dia masuk ke IGD dengan keadaan melemah, nah itu yg kita butuh dapat jawaban dari RS apa yang terjadi hari itu," terangnya.

Kuasa hukum lain, Subadrian Nuka, mengatakan juga ada arahan dari perawat untuk membeli alat-alat kesehatan. Padahal alat kesehatan yang dimaksud ternyata ditanggung BPJS.

"Klien kami bingung karena klien kami ini udah pke BPJS, apakah BPJS tidak mengcover ini? Singkat cerita, ibu komplain di BPJS. Konfirmasi (dari) BPJS bahwa alat itu tercover," imbuhnya.

Setelah klarifikasi itu diteruskan ke pihak RSAB Harapan Kita, barulah mereka mengakui bahwa hal itu dicover BPJS dan uang milik Chintia yang sudah terlanjur dibeli alat kesehatan untuk bayinya itu dikembalikan.

"Uang yang sudah dikeluarkan itu dikembalikan dari pihak RS. Jadi ada apa?" tandas Nuka.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...