500 Pasang Sepatu Hitam untuk Anak Sekolah di Desa Denai Lama

Lebih jauh Ajar Setiadi mengungkapkan, hingga kini Angkasa Pura II sudah mengucurkan lebih dari Rp30 dana CSR di Sumatra Utara. Dan bagi Angkasa Pura II, semangat untuk mengembangkan daerah sekitar bandara melalui CSR bukan sekedar masalah moral tetapi sudah menjadi kewajiban perusahaan.
Ali Sadikin, Ketua Pelaksana Harian Kick Andy Foundation, mengungkapkan sudah sejak 2017 yayasannya menjadi mitra Angkasa Pura II dalam penyaluran CSR, termasuk di Sumut. CSR pertama yang dikelolanya adalah bantuan pengembangan UMKM pembuat keripik melinjo atau emping di Desa Denai Lama.
"Di daerah lain, pemda dan masyarakat juga mendukung dan mengembangkan CSR Angkasa Pura II. Tapi seingat saya, yang paling sukses itu di sini (Denai Lama," ujarnya.
Dia pun memastikan, bantuan-bantuan CSR dari Angkasa Pura II yang dititipkan melalui Kick Andy Foundation akan terus disalurkan secara berkelanjutan dan dengan tepat sasaran.
Setelah bantuan sepatu tersebut diserahterimakan secara simbolis, Ajar Setiadi, Ali Sadikin serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Deliserdang Khoirum Rizal melakukan peresmian Showroom Ikan Hias. Fasilitas tersebut diajukan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mulia Indah.
Setelahnya, mereka melakukan penanaman perdana bantuan 2.000 bibit pohon. Terdiri dari berbagai jenis tanaman buah, seperti durian, mangga, jambu dan rambutan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Deliserdang Khoirum Rizal mengatakan, pemkab berterima kasih atas bantuan CSR yang kembali direalisasikan Angkasa Pura II di Desa Denai Lama.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak BRI dan Kick Andy Foundation yang telah mendukung realisasi CSR ini. Semoga kerja sama dan sinergisitas ini dapat ditingkatkan lagi ke depannya," ujar dia.
Komentar