Evi Bisa Saja masih Hidup jika Tak Menerobos Api Menyelamatkan Anak

Petugas damkar mengevakuasi korban tewas kebakaran di Medan Marelan, Rabu (30/8).

Namun bukannya mengecil, kobaran api justru kian besar karena diduga dipicu banyaknya bahan mudah terbakar yang ada di dalam bangunan. Sebagai bengkel sepeda motor, terdapat banyak ban bekas di dalam bangunan.

Selain bengkel, Indra juga menjual bensin botolan di depan rukonya. Kobaran api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 10.00 WIB, satu jam setelah kelima armada damkar tiba di lokasi dan langsung menyemprotkan air bertekanan tinggi secara serentak.

Menurut Hendri, selain satu korban tewas, tidak ada korban lain dalam peristiwa ini. Termasuk Indra Nawan dan anaknya yang berhasil selamat tanpa ada luka bakar atau cidera lain sedikitpun.

"Dari sisi materil, pemilik tempat mengalami kerugian sekitar Rp200 juta akibat kejadian ini," ungkap dia

Namun hingga kini pihaknya belum dapat memastikan penyebab dari kebakaran tersebut dan proses pengusutannya menjadi domain pihak kepolisian. Kendati demikian, dari informasi saksi-saksi mata di lapangan, disebutkan bahwa kebakaran tersebut akibat dari kebocoran gas.

Selain korban jiwa, Disdamkarmat Kota Medan hanya dapat memastikan bahwa tingkat kerusakan properti atau material di dalam bangunan akibat kebakaran tersebut mencapai 90%. Sedangkan tingkat kerusakan bangunan sekitar 20%.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...