Karhutla Gunung Arjuno
Kondisi Genting, Jatim Curahkan Air dari Udara

Sebelumnya, Kepala BPBD Kabupaten Malang Nur Fuad Fauzi menyebutkan pemadaman kebakaran di Gunung Arjuno menghadapi beberapa kendala. Adapun kendala terbesarnya adalah ketinggian yang cukup tajam dan embusan angin kencang.
Nur Fuad mengatakan, kawasan yang terdampak kebakaran taman hutan rakyat yang berada di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.
Kebakaran di lokasi yang merupakan wilayah Kabupaten Malang itu sebenarnya sudah dapat dijinakkan pada Selasa (29/8). Namun titik api kembali muncul di Kabupaten Malang.
"Lokasinya sangat jauh dari permukiman sehingga banyak yang terbakar adalah ilalang," ujarnya.
Untuk itu, upaya yang dilakukan bersama TNI dan Polri adalah mencegah titik api merembet. Penegakan hukum juga diupayakan bagi terduga pelaku perburuan liar yang dengan sengaja menyebabkan kebakaran.
BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat pencinta alam untuk menunda kegiatan pendakian atau perkemahan selama pemadaman berlangsung.
Akibat adanya aktivitas perburuan liar tersebut, terjadi kebakaran hutan dan lahan, tepatnya berada di petak 116 B, Resor Pemangku Hutan (RPH) Sumberawan, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari.
Membakar hutan dan lahan dalam aktivitas perburuan liar ditengarai bertujuan melokalisir satwa dan memudahkan perburuan. Titik api muncul pertama kali di Curah Sriti, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (26/8) dini hari.
Sehari setelah itu, terdapat tujuh titik api yang bsrhasil dipadamkan tim gabungan. Saat ini titik api sudah berkurang dan menyisakan dua titik yang masih dalam upaya pemadaman.
Komentar