Iklim Persaingan Usaha
KPPU Nilai Sumut Membaik di Era Pemerintahan Edy-Ijeck

Pada 2020, IPU Sumut menempati peringkat 28 dari 34 provinsi dengan nilai rata-rata 4,37. Kemudian meningkat pada 2021 dengan skor 4,99 dan menempatkan Sumut di peringkat 13. Pada 2022, IPU Sumut naik lagi di angka rata-rata 5,18 dan menempati peringkat 9.
Menurut Ridho, peningkatan IPU Sumut tidak lepas dari inisiatif pemprov mendorong persaingan usaha di daerahnya melalui koordinasi dan konsultasi dengan KPPU. Kemudian menginisiasi, menjalin kerja sama serta menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti diskusi/seminar atau forum lain, terkait persaingan usaha dan kemitraan.
Pemprov Sumut juga intens memfasilitasi berbagai agenda KPPU di wilayahnya, serta melibatkan KPPU sebagai bagian dari tim pengawas persaingan dan pengawas kemitraan. Selama masa pemerintahan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck), KPPU juga melihat Pemprov Sumut telah mengeluarkan berbagai kebijakan kongkrit untuk mendorong terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat.
Salah satunya adalah pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi. Jalan alternatif ini menjadi semacam insentif untuk dunia usaha karena dapat memangkas biaya angkutan sehingga pasar akan semakin kompetitif.
Kemudian membangun situs harga pangan bernama Siharapanku. Program ini dapat mendorong terjadinya transparansi harga antar pesaing. Lalu penyelenggaraan Pekan Inovasi dan Investasi yang dapat mendorong pelaku usaha menjadi lebih inovatif.
Komentar