Rp67,8 Triliun Anggaran DIPA dan TKD Sumut agar Diserap Mulai Awal 2024

Kantor Gubernur Sumut.

Keempat, penguatan sinergi anggaran pusat dan daerah dengan menyusun kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal berdimensi regional, serta sinkronisasi belanja pusat dan daerah.

Kelima, peningkatan efisiensi dan efektivitas belanja negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta pemerataan pembangunan antar golongan dan maupun antar wilayah.

Selain itu, pada 2024 Sumut juga akan menyelenggarakan dua event besar yakni Pemilu dan Pekan Olahraga Nasional. Untuk menyukseskan dua agenda besar tersebut Pemprov Sumut sudah  meluncurkan strategi Kolaborasi Antar Wilayah dan Antar Lembaga (KAWAL).

Strategi ini merupakan bentuk kerja sama seluruh stakeholder secara lembaga dan wilayah untuk menyatukan dan mengoptimalisasi setiap potensi yang ada. Dia juga menekankan agar kebutuhan belanja disusun sesuai dengan prioritas.

Transparansi dan akuntabilitas pun agar terus ditingkatkan untuk menghindari potensi korupsi. Dia juga berharap peningkatan sinergi dan harmonisasi antara kebijakan APBD dengan APBN agar pembangunan dapat bergerak selaras.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...