RSUD Dr Pirngadi Medan Terancam Digugat Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga

Pada September 2024, SAHdaR mengeritik minimnya ketersediaan obat di RSUD dr Pirngadi Medan yang diduga telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa belakangan itu. Kondisi tersebut menurut SAHdaR juga pernah terjadi pada 2018.
Berdasatkan hasil penelusurannya, SAHdaR menduga masalah itu muncul karena faktor kesengajan restrictifikasi/pembatasan obat dari pihak manajemen. Juga diakibatkan amburadulnya penyusunan Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO).
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada Oktober-November 2019 dan diterbitkan di Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), kondisi RSUD Dr Pirngadi juga terkuak. Ini merupakan penelitian yang menyoroti kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Dr Pirngadi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dan pelayanan ruang rawat inap RSUD Dr Pirngadi masih memerlukan perbaikan. Beberapa sumber lain juga melaporkan adanya permasalahan terkait kualitas pelayanan RSUD Dr Pirngadi Medan.
Komentar