Kasus Suap di Reskrim Polres Jaksel Jadi Bukti Mentalitas Buruk di Polri

Tidak Cukup Hanya Menghukum Oknum
Saat ini, empat penyidik sedang menjalani sidang kode etik oleh Propam Polda Metro Jaya. Namun, menurut Habelino, menghukum oknum saja tidak cukup. Ia menilai perlu ada reformasi menyeluruh di tubuh kepolisian, terutama di Korps Reskrim Polri.
Ia juga mendorong Presiden untuk mengevaluasi sistem perekrutan dan pembinaan di Akademi Kepolisian (Akpol) serta memeriksa aliran dana dan kekayaan para pejabat di Bareskrim Polri.
"Setiap indikasi kekayaan yang janggal harus diperiksa secara transparan. Hubungan antara oknum Polri dan para oligarki juga harus dihentikan agar tidak ada lagi yang bergabung ke Polri hanya demi kekayaan instan," jelasnya.
Menurut Habelino, reformasi di Polri harus dimulai dengan penanaman nilai-nilai integritas di semua level. Sistem pengawasan yang efektif juga perlu diperkuat agar penyimpangan bisa dicegah sejak dini.
"Polri seharusnya menjadi kebanggaan rakyat, bukan sumber kekecewaan. Reformasi total adalah satu-satunya jalan agar Polri kembali dipercaya dan berfungsi sesuai prinsip pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat," tutup Habelino.
Komentar