News

Ancaman Serangan Siber ke Platform Keuangan Digital Diwanti-Wanti LPS

Ilustrasi.(Antara Foto)

Untuk itu, masyarakat perlu memperoleh edukasi dan sosialisasi yang baik untuk dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman. Dengan begitu, ancaman serangan siber dan berbagai modus penipuan dalam jaringan dapat dihindari.

"Meskipun digitalisasi keuangan memiliki banyak keunggulan, tetapi masyarakat juga perlu selalu waspada dan mengetahui risiko-risiko dari adanya perkembangan keuangan digital tersebut," tuturnya.

LPS mencatat, selama 2022 transaksi uang elektronik di Indonesia mencapai 6,9 miliar kali dengan nilai transaksi mencapai Rp408 triliun. Data itu disebut mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.

LPS menilai peningkatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman menggunakan transaksi secara digital. Hal itu karena transaksi secara digital dianggap masyarakat lebih praktis, mudah dan aman.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...