Hukum
Anak Pejabat Polisi Dilaporkan Aniaya Mahasiswa Kedokteran UISU

Lalu salah satu dari keenamnya datang menghampiri dan merangkul Ipon sembari mengatakan ada yang ingin dibicarakan. Ipon terpaksa ikut karena tidak bisa banyak bergerak.
Lalu secara tiba-tiba Zuan memukuli Ipon di pelipis, mata, pipi dan bibir. Saat itu juga seorang dari mereka memukul kepala bagian belakang Ipon.
Pengeroyokan itu baru berhenti setelah kedua rekan Ipon, Manda dan Annisa, keluar dari mobil dan berteriak.
"Ada apa Endru?" ujar Yose meniru teriakan Manda dan Annisa malam itu.
Mendengar teriakan itu Zuan dan teman-temannya melepaskan Ipon, mundur dan kembali ke mobil. Namun menurut Yose, sebelum masuk mobil salah satu dari mereka sempat menunjukkan sesuatu mirip senjata api.
Akibat perbuatan Zuan, mahasiswa kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) itu mendapat beberapa luka serius. Dia mengalami robek pada pelipis kiri yang telah dijahit empat jahitan, mata berdarah, lebam pada pipi serta bibir mengeluarkan darah.
Setelah menjalani penanganan medis, Ipon segera membuat laporan polisi ke Polrestabes Medan. Yose mengatakan, selain ke Polrestabes Medan, tindakan pengeroyokan ini juga sudah dilaporkan Ipon ke Denpom I/5 Medan.
Yakni melalui Laporan Pengaduan No. LP/30/II/2023 tanggal 21 Februari 2023. Pengaduan ke Denpom dilakukan karena Zuan diketahui merupakan seorang Taruna Akademi Militer (Akmil).
Komentar