Manajemen Unpri Protes Tindakan Polisi Usut Lima Mayat di Kampusnya

Karena itu manajemen Unpri meminta Polda Sumut untuk mengevaluasi Polrestabes Medan yang dinilai telah bertindak semena-mena di kampus mereka. Susanto juga memertanyakan soal penggeledahan yang dianggapnya dilakukan tanpa surat perintah.

Terkait dengan jenazah yang ditemukan polisi, Susanto mengklaim bahwa kelima mayat tersebut adalah kadaver. Dia mengatakan Unpri memiliki kadaver sejak fakultas kedokteran berdiri di kampusnya pada 2008.

"Di dalam laboratorium anatomi, salah satu media belajar adalah kadaver. Di laboratorium anatomi Fakultas Kedokteran Unpri terdapat lima kadaver. Satu perempuan dan empat laki-laki," ungkapnya.

Susanto mengungkapkan bahwa penggunaan kadaver dalam ilmu kedokteran sudah diatur dengan undang-undang. Yang mana setiap fakultas kedokteran di Indonesia memiliki kadaver sebagai media pembelajaran.

Karena itu dia membantah jika jenazah yang ada di kampusnya adalah korban pembunuhan, seperti isu yang beredar di tengah masyarakat.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...