Basarnas Hentikan Pencarian Korban Banjir Bandang Humbahas

Tim tersebut dilengkapi dengan perahu LCR, alat selam dan Aqua Eyes untuk mendukung pergerakan tim bila sewaktu-waktu ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Banjir bandang dan tanah longsor terjadi saat hujan lebat mengguyur Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Humbahas, pada Jumat (1/12) sekitar pukul 21.30 WIB.

Bencana itu mengakibatkan rumah-rumah warga mengalami kerusakan. Setelah bencana terjadi, sebanyak 12 orang warga dilaporkan hilang.

Mereka yang dilaporkan hilang adalah:

1. Lian Lubis, Pr, 19 tahun, asal Porsea, Karyawan Hotel Senior.

2. Sartika Simanjuntak, Pr, 19 tahun, asal Tigalingga, Karyawan Hotel Senior.

3. Ceria Banjarnahor, Pr, 25 tahun, asal Pollung, Karyawan Hotel Senior

4. OP. Oge, Pr, 82 tahun, asal Balige.

5. Juni Silaban, Pr, 10 tahun, asal Simangulampe.

6. Natan Siregar, Lk, 8 tahun, asal Simangulampe.

7. Lasroha Manullang, Pr, 40 tahun, asal Simangulampe.

8. OP. Eva Sinambela, Pr, 75 tahun, asal Simangulampe.

9. OP. Pebri/Pintar Simanullang, Lk, 70 tahun, asal Simangulampe.

10. Desmah Sihombing, Lk, 50 tahun, asal Simangulampe.

11. Dino Silaban, Lk, 6 tahun, asal Simangulampe.

12. Efa Purba, Pr, 22 tahun, asal Simangulampe.

Namun sampai dengan hari terakhir pencarian hanya dua orang di antaranya dapat ditemukan, dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya adalah Lian Lubis dan Tiamin/Eva Sinambela.

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...